Aplikasi Monitoring Kegiatan Ibadah Siswa

Di tengah pesatnya digitalisasi dunia pendidikan, pembentukan karakter siswa kini menemukan ruang baru yang lebih terukur. Bukan lagi melalui buku kendali fisik yang rentan hilang, sejumlah sekolah di Indonesia mulai mengadopsi Aplikasi Monitoring Kegiatan Ibadah sebagai sarana utama memantau perkembangan spiritual peserta didik secara real-time.

login siswa dan guru

dashboard untuk siswa

  1. mengisi ceklist monitoring kegiatan hari sesuai tanggal – (tekan save)

dashboard laporan harian siswa

  1. dengan men set tanggal lalu klik tombol search untuk mencari hasil laporan per id siswa

dashboard laporan bulanan per id siswa

  1. cari bulan lalu tekan tombol tahun lalu tekan tombol searching untuk mencari data laporan per bulan

dashboard guru

pada dashboard guru ada beberapa menu untuk manajemen olah data yaitu

  1. kelola data Siswa
  2. Kelola kegiatan / monitoring ibadah
  3. laporan per siswa export excel

fitur kelola siswa

isi data siswa dan username dan password

fitur kelola kegiatan ibadah siswa

isi data tambah kegiatan ibadah

fitur menu laporan harian dan laporan bulanan per siswa

Membangun Kejujuran dan Kedisiplinan

Salah satu tantangan dalam aplikasi ini adalah aspek kejujuran. Namun, para pengembang dan praktisi pendidikan menilai bahwa ini justru menjadi media pembelajaran bagi siswa.

“Tujuan utamanya bukan sekadar angka atau centang hijau di aplikasi, melainkan membangun kesadaran bahwa mereka sedang belajar jujur pada diri sendiri dan Tuhan,” ujar salah satu pengembang platform EdTech.

Melalui sistem reward (penghargaan) yang terintegrasi di dalam aplikasi, siswa yang konsisten mengisi dan menjalankan ibadahnya seringkali mendapatkan poin atau lencana digital yang dapat dikonversi menjadi apresiasi di sekolah. Hal ini terbukti meningkatkan antusiasme siswa dalam menjalankan rutinitas ibadah.

Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua

Keunggulan utama dari aplikasi ini adalah terciptanya ekosistem kolaboratif. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak lagi perlu mengumpulkan buku jurnal secara manual setiap pekan. Data sudah tersusun rapi dalam bentuk tabel dan grafik, memudahkan proses penilaian karakter dalam rapor.

Di sisi lain, orang tua merasa lebih tenang karena mendapatkan transparansi aktivitas anak. “Saya jadi tahu kalau anak saya sudah shalat Ashar meskipun saya masih di kantor,” ungkap Siti, salah satu orang tua siswa di Jakarta Selatan.

untuk informasi pembelian aplikasi monitoring ibadah siswa bisa langsung whatsApp kami

(aplikasi tersebut di jual lepas )

untuk informasi harga langsung whatsapp kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *